Selasa, Maret 27, 2012

Banyu Urip Resto

Membaca tulisan Banyu Urip, pikiranku langsung melayang ke Surabaya. Sebab Banyu Urip memang nama salah satu kampung yang berada di pusat kota Surabaya yaitu tak jauh dari kawasan jl Diponegoro. Tetapi ternyata di kota Klaten ada juga tempat bernama Banyu Urip. Banyu Urip ini adalah sebuah resto yang cukup terkenal di kota Klaten. Lokasinya di jalan Mayor Kusmanto Klaten.

Awal bulan Maret lalu aku sempat berkunjung ke tempat ini saat ke Klaten untuk reunian dengan sahabat-sahabatku, Ambar dan Kiki. Kiki yang kebetulan berdomisili di Klaten membawa kami ke Banyu Urip Resto ini. Wow tempatnya bagus. Tak kusangka Klaten punya tempat makan yang menyenangkan. Ada pondok2nya atau seperti gasebo dimana di depannya ada kolam ikan. Hm menyenangkan makan sembari melihat ikan di kolam. Jika malas duduk lesehan, juga ada ruangan yang dilengkapi meja kursi untuk makan. Tempat ini biasa digunakan untuk rapat-rapat atau arisan.

Makanan yang dijual beranekaragam. Mulai makanan khas Jawa semacam ayam goreng, ikan goreng hingan Chinesse food semacam nasi goreng, sup seafood, capcai, bakmi goreng. Hingga makanan model Eropa semacam Tenderloin steak dan Chicken Teriyaki juga ada. Pingin pesan gurami asam manis juga ada. Pokoknya mereka jual puluhan jenis makanan. Bisa dipilih sesuai selera.

Kemarin kami memesan nasi goreng, chicken teriyaki, sup seafood, cumi ca jamur, dan tenderloin steak. Bagusnya tak membutuhkan waktu lama untuk menunggu. Soal rasa, hm lumayan. Cumi ca jamurnya aku  suka. Disajikan dalam piring dimana cumi jamur dimasak dengan wortel. Mereka pakai bumbu ca dan rasanya pedas. Jadi enak. Tenderloin steaknya juga tak kalah menarik. Porsinya tak sebesar steak di Jakarta tapi masih lebih besar dibandingkan steak lokal yang banyak dijual di kota Solo.

Sup seafoodnya lebih mirip sup asparagus. Dimasak dengan telur. Tak seperti yang kupikirkan. Sebab aku bayangkan sup dengan kuah bening dan ada cumi, udang dan ikannya. Nasi gorengnya lebih cenderung mirip nasi goreng jawa biasa. Porsinya besar. Chicken Teriyakinya aku ga ikut merasakan. Menurutku mirip ayam masak mentega.

Kami makan sambil berbagi cerita. Maklum sudah lama ga kumpul bareng. Tak lupa minum minuman yang kami pesan. Ada es teler, es shangkai, es cream strawbery hilangkan haus dahaga. Kekenyangan dengan makanan yang kami pesan hingga supnya masih banyak. Akhirnya dibungkus bawa pulang. Soal harga, bisa dibilang standard. Thanks untuk Kiki yang udah traktir wisata kuliner di Klaten. Ternyata Klaten tak kalah dengan kota lainnya.

Tidak ada komentar: