Senin, November 14, 2011

Tahu Bodo Warung Talaga

Setiap kali tugas ke Bandung aku mesti mampir ke PVJ atau Paris Van Java. PVJ yang berada di kawasan jala Sukajadi Bandung memang salah satu mall di Bandung yang punya ciri khas berbeda dalam bentuk dan model dibandingkan mall lainnya sehingga asyik untuk dikunjungi. Bagi penggemar wisata kuliner memang PVJ bisa jadi salah satu tempat yang menarik untuk konkow karena disini banyak sekali cafe-cafe yang bisa dikunjungi.

Di antara cafe-cafe yang ada di PVJ ada satu yang suka kulirik bila kesana. Namanya warung Talaga. Lokasinya di lantai bawah. Aku tertarik karena warung yang berada di pojokan ini bentuknya memang ditata mirip warung kaki lima. Jadi dari luar tak tampak seperti cafe, karena terlihat bungkusan kopi-kopi instan, mi instans dan minuman yang seperti digantung-gantungkan di pinggir warung. Alat-alat masak seperti toples, panci juga dipajang disana. Kursi dan mejanya juga cuma kursi meja kayu dan tak tampak mewah Selain itu pegawainya berpakaian bak penjaga warung desa. Jadi pengunjung malah jadi tertarik untuk mencobanya.

Bulan lalu kusempatkan mampir dan masuk ke warung Talaga ini. Aku pun duduk di salah satu bangku dan mulai membaca menu. Ada nasi bistik, nasi bumbu, nasi bakar dan sebagainya. Lalu juga beranekaragam makanan dari tahu mulai tahu bala-bala, tahu samosa, tahu krispy, pepes tahu . mi tahu pedas, nasi lengko dan lain-lain juga dijual disini. Sepertinya menu tahu deh yang paling ditonjolkan disini. Memang tahu bandung selama ini sudah terkenal enak.

Aku bingung memilih menu. Akhirnya aku minta bantuan pelayannya. Katanya tahu bodo yang paling digemari pengunjung disini. Makanya aku pesan tahu bodo dan segelas es teh manis. Sembari menunggu makanan disajikan aku lihat sekeliling wow, serasa makan di warung beneran. Cukup banyak pengunjung yang nongkrong sembari ngopi di warung ini. Membuatku tak sabar untuk menikmati makanan pesananku, Tahu Bodo.

Tak berselang lama makanan disajikan di hadapanku. Gubrak. Aku kaget. Sebab yang muncul di hadapanku adalah sebuah layah atau cobek dimana di dalamnya berisi tahu goreng setengah mateng dan dipenyet sambel. Wow ini mah tahu penyet. Beneran mirip tahu goreng dengan sambal bawang yang biasa kubikin di rumah. Hahaha. Yang membedakan bahan dasar tahunya memang lebih enak dan lembut. Sambel bawangnya yang sepertinya terbuat dari cabe rawit , garam dan bawang putih nya sangat pedas dan merasuk ke dalam tahu. Seporsi tahu bodo ini dihargai 16 ribu rupiah. Aku cuma bisa cengar cengir. Tahu Bodo Tahu Bodo. 



2 komentar:

selamat datang mengatakan...

woalahhhhhh...bodo bener...

Yuni Rachmi mengatakan...

@puji : hahahaha, ga pinter blas